Ini dia Beberapa perayaan keagamaan dan budaya di Malaysia

Agama resmi Malaysia adalah Islam, dan dipraktikkan oleh mayoritas orang Melayu, dan sebagian dari komunitas India. Di bawah konstitusi, ras lain bebas untuk mengakui dan mempraktekkan agama apapun dalam suasana penerimaan dan toleransi. Beberapa agama utama lainnya termasuk Buddhisme, Hinduisme, Sikhisme dan Kekristenan. Karena warisan multikultural ini, banyak festival keagamaan juga merupakan hari libur nasional dan dirayakan secara nasional terlepas dari ras atau kepercayaan.

Ada banyak tontonan menarik di tanah kaya budaya yang berbeda dari latar belakang etnis dan agama ini. Banyak dari festival keagamaan dan budaya ini tidak memiliki tanggal tetap seperti Natal karena mereka mengikuti kalender yang berbeda, seperti kalender bulan atau kalender Islam. Ini berarti bahwa tanggal di dalam kalender CommonGregorian berbeda dari tahun ke tahun.

Orang-orang Malaysia hidup berbarengan dengan serasi. Pelbagai golongan yang membezakan budayanya memadukan budaya Malaysia yang unik, seperti perayaan di Malaysia. Budaya orang-orang Malaysia bisa lihat lewat perayaan disambut oleh golongan spesifik.

Pada tiap-tiap th. banyak perayaan yang Malaysia sambut. Hal semacam ini tunjukkan Malaysia hidup berbilang bangsa tidak sangka agama serta warna kulit.

Selain itu, perayaan serta pelbagai golongan dalam Negara kita ikut jadi tarikan pelancong dari semua pelusuk dunia.

HARI RAYA AIDUL FITRI

Hari Raya Aidil fitri adalah perayaan Muslim yang paling menyenangkan yang dirayakan setelah bulan Ramadhan, bulan puasa. Ini adalah saat ketika Muslim yang bekerja di kota-kota besar dan kota melakukan eksodus untuk kampung atau desa mereka. Doa khusus diadakan di masjid dan ini adalah musim ketika umat Islam meminta pengampunan dari anggota keluarga dan teman mereka. Ada banyak kunjungan rumah dan pesta yang akan terjadi selama perayaan bulan yang panjang ini.

Orang Malaysia memiliki tradisi besar yang disebut ‘open house’ ini, sebuah pertunjukan hangat yang dikenal dengan keramahtamahan Malaysia. Pintu dibuka untuk teman dan keluarga untuk berkumpul dan merayakannya. Biasanya ada banyak makanan tradisional Melayu dan makanan penutup yang bisa didapat.

Selama ini, banyak warga juga bisa bertemu Raja dan Ratu Malaysia secara pribadi di rumah terbuka kerajaan mereka. Inilah kesempatan Anda untuk berjabat tangan dengan mereka, begitu juga memotret (dan melongo) di Istana Negara (istana kerajaan) – kediaman resmi Raja. Turunkan juga ke tempat tinggal Perdana Menteri di Seri Perdana di Jalan Damansara. Tapi harap diperingatkan – antrian bisa meregang sejauh bermil-mil! Tapi itu adalah pengalaman yang tidak boleh dilewatkan.

Ingatlah untuk semoga mereka Selamat Hari Raya dan nikmati pesta agung yang dipersiapkan untuk perayaan ini. Kode berpakaian untuk mereka yang ingin memberi hormat kepada Raja dan Perdana Menteri adalah batik formal, pintar santai atau berlengan panjang.

 

PERAYAAN KAUM CINA

Perayaan yaitu satu aktiviti yang disambut oleh sesebuah orang-orang maupun golongan. Kebiasanya, suatu hal perayaan itu disambut oleh sesebuah orang-orang maupun golongan yaitu mempunyai tujuan untuk memperingati momen utama yang pernah berlaku disuatu saat dulu. Diluar itu, perayaan akan disambut berdasar pada agama yang diyakinii.

Di negara yang memiliki orang-orang berbilang golongan seperti di Malaysia, ada pelbagai type perayaan untuk disambut pada tiap-tiap th.. Misalnya Perayaan Golongan Cina, Perayaan ini disambut dengan besar-besaran oleh orang-orang Cina di Malaysia yang mengisyaratkan kehadiran th. baru menurut kalendar mereka. Orang Cina yakin ada 12 binatang yang menaungi kalendar mereka iaitu tikus, lembu, harimau, arnab, naga, ular, kuda, kambing, monyet, ayam jantan, anjing serta babi. Tiap-tiap binatang ini berikan penting serta tuahnya sendiri.

Th. Baru Cina umumnya disambut pada anak bln. pertama tiap-tiap th., kurang lebih empat sampai lapan minggu sebelumnya musim bunga (Lichun). Tarikh setepatnya bisa jatuh beberapa apabila saat pada 21 Januari serta 21 Februari (merangkumi semuanya) kalendar. Tiap-tiap th. dilambangkan oleh satu dari pada 12 ekor haiwan serta satu diantara dari pada lima unsur, dengan gabungan haiwan serta unsur. Berikut ini perayaan Cina yang terutama dalam tiap-tiap th..

Saat malam Th. Baru semuanya pakar keluarga berkumpul beramai-ramai untuk makan berbarengan. Maksudnya yaitu untuk mengeratkan hubungan jalinan sesama keluarga. Pakar kelurga yang sudah berumahtangga bakal berikan ‘angpau’ pada saudara mara serta teman dekat yang belum berumahtangga. ‘Angpau’ membawa pengertian kesejahteraan yang berpanjangan, ianya semacam sampul berwarna merah serta berisi beberapa wang. Buah limau mandarin serta kuih bakul adalah kemestian yang memerlukan semasa merayakan Th. Baru Cina.

Selama Th. Baru Cina berjalan, tarian singa dimainkan dari tempat tinggal ke tempat tinggal serta kedai-kedai untuk berikan karena pada mereka yang meraikan perayaan itu. Penutup pada perayaan Th. baru Cina adalah perayaan Chap Goh Meh.

Lima belas hari selepas Th. Baru Cina adalah hari Chap Goh Mei disambut jadi mengisyaratkan selesainya perayaan Th. Baru Cina. Pesta Chap Goh Mei disambut dengan mengadakan upacara sembahyang dengan besar-besaran, dimana colok besar bakal dibakar dan diselenggarakan makan besar berbarengan keluarga. Bunga api dibakar serta tanglung dinyalakan untuk meraikan Chap Goh Mei.

Chap Goh Mei juga dikira jadi malam mencari pasangan dimana beberapa gadis bakal kenakan pakaian serba indah serta berkunjung ke kuil untuk berdoa supaya memperoleh pasangan yang secucuk. Ada juga amalan melontar buah limau kedalam laut atau sungai dengan doa untuk memperoleh pasangan. Buah limau yang basah membawa pesanan supaya mereka memperoleh pasangan yang sesuai sama.

Persembahan kebudayaan Cina bakal diselenggarakan pada saat malam untuk mengisyaratkan perayaan Chap Goh Mei seperti perarakan tanglung, tarian naga atau singa, Opera Cina, serta mengimbang bendera besar yang di panggil”Chingay”

Baju mereka pada perayaan itu adalah Samfu serta Cheongsam. Samfu membawa maksud ‘baju serta seluar’. Samfu adalah baju golongan Cina. Samfu diperbuat dari pada kain nipis yg tidak bercorak atau berbunga halus. Samfu digunakan oleh lelaki berketurunan Cina. Baju ini terdiri dari pada pakaian yang longgar serta terbelah di depan serta berkolar tinggi dan digunakan berbarengan seluar longgar seperti seluar pakaian Melayu. Baju ini umumnya diperbuat dari pada kain lembut seperti kain sutera.

Pada saat Cheongsam juga adalah baju yang digunakan oleh wanita berketurunan Cina. Umumnya digunakan pada upacara-upacara spesifik seperti majlis perkahwinan serta semasa Th. Baru Cina. Cheongsam memiliki leher yang tinggi, butang di bahagian bahu, bentuk yang sendat di pinggang serta belahan di kiri serta kanan kain. Baju ini selalunya diperbuat dari pada kain sutera, satin dan sebagainya type kain lembut.

 

PERAYAAN  KAUM  INDIA

Perayaan golongan India ini di panggil “Deepavali”. Perayaan ini disambut oleh orang-orang Hindu. Ianya dirayakan pada 22 Oktober/November atau ke 14 bln. Aipasi dalam kalendar Tamil (pada bln. Oktober serta November) dan dikenali jadi pesta Sinar. Deepavali punya maksud ‘sebarisan pelita’. Dengan menempatkan pelita, mereka yakin bahawa kecerahan menangani kegelapan, kebaikan menangani kejahatan, keadilan menangani kezaliman serta kebijaksanaan menangani kejahilan.

Pada pagi hari, orang-orang Hindu bakal menyucikan badan tubuh dengan menggunakan sedikit minyak di kepala serta mandi. Lalu mereka bersembahyang dirumah atau dikuil-kuil. Selepas bersembahyang, mereka bertandang ke tempat tinggal golongan keluarga. Kebiasannya, surirumah bakal sediakan kotak-kotak kecil diisi manisan serta membawa berbarengan jika bertandang ke tempat tinggal saudara-mara mereka. Di umumnya tempat tinggal, ‘rangoli’ iaitu lukisan yang di buat dari pada tepung beras berwarna-warni bakal menyongsong tetamu dihadapan tempat tinggal.

Diluar itu, mereka juga menyongsong hari Thaipusam. Hari Thaipusam adalah hari menunaikan nazar serta menebus dosa atau memohon ampun atas dosa-dosa yang sudah dikerjakan selama th.. Bukanlah semuanya penganut Hindu bakal menunaikan nazar. Nazar adalah memohon hajat pada Dewa Murugan apabila permintaan dikabulkan, jadi satu acara spesifik diselenggarakan jadi sinyal kesyukuran. Umumnya, murid yang bakal menempati peperiksaan, wanita yang berhajat untuk memiliki kandungan namun belum memperoleh kurniaan Ilahi, lelaki yang memohon nazar mudah-mudahan ibu bapanya selamat dari pada pembedahan waima sakit adalah pada aspek terpenting penganut Hindu memohon nazar.

Harmonis

Pada hari itu mereka bakal membawa susu yang di isi dalam belanga kerana susu itu dikira paling suci. Susu ini diisikan dalam belanga tembikar atau saat ini dalam belanga aluminium. Belanga diisi susu ini bakal dihias dengan pelbagai corak, warna, daun serta benang. Belanga ini bakal dijunjung diatas kepala dari luar kuil hinggalah kedalam kuil. Walaupun begitu, bukanlah semuanya penganut Hindu membawa belanga diisi susu ini. Hal semacam ini sekian kerana karakter belanga tidaklah kewajipan dalam meraikan kebesaran Tuhan Murugan. Ramai juga lelaki Hindu yang mencukur rambut pada hari itu serta mewarnakan kepala yang botak itu dengan warna kuning dari pada kunyit. Perkhidmatan menggunting rambut ini ada disiapkan diluar kuil dengan bayaran spesifik. Amalan ini adalah satu bentuk melepas atau membayar nazar atau melupakan suatu hal momen yang sedih serta menunggu hari-hari yang baik yang akan menjelma.

Untuk yang memohon ampun supaya dosa mereka diampunkan, “kavadi” (seperti yang diperlihatkan didalam gambar diatas) bakal dibawa atau dijunjung diatas bahu atau diatas kepala. Kavadi ini diperbuat dari pada sebagian rod besi atau kayu yang di atasnya terdapat patung dewa Murugan dengan pelbagai saiz serta bentuk. Pada hiasan paling utama kavadi adalah bulu burung merak serta bunga-bungaan. Pembawa kavadi ini lazimnya terdiri dari pada lelaki, perempuan, tua, muda serta kanak-kanak. Berat serta saiz kavadi ini tergantung pada kekuatan seorang. Diluar itu pembawa kavadi bakal diiringi oleh sebagian orang pembantu khas dari tempat semasing. Ada yang diiringi dengan himpunan muzik, mangkok perasap kemenyan dan sebagainya. Dari semasa ke semasa, pembawa kavadi bakal berehat di tangga-tangga spesifik, berehat serta di beri minum.

Perayaan Thaipusam lebih meriah di Malaysia bila dibanding dengan di India, Hal semacam ini berlaku sekian kerana di India, Pesta Ponggal lebih meriah berbanding dengan Thaipusam. Mengikut kajian, Thaipusam bisa menyatupadukan semuanya penganut Hindu dari pelbagai ladang serta bandar yang berkumpul di sebagian buah kuil Hindu yang besar sahaja. Terkecuali disambut di Malaysia, negara lain seperti Singapore, Afrika Selatan, Sri Lanka dan sebagainya juga meraikannya.
Sambutan yang di panggil “Kartikeya Thaipusam” yang untuk memohan keberkatan dewa Shiva serta Parvati ini dikenali jadi “Kartikeya, Subramaniam, Sanmukha, Shadanana, Skanda and Guha”. Kejayaan melawan anasir jahat adalah kunci paling utama perayaan ini disambut. Oleh itu, semuanya rakyat yang diam di Malaysia sebaiknya bersukur dengan Malaysia yang cuma adalah negara kecil namun berbilang golongan serta agama. Kita bisa hidup aman serta damai atas payung kedaulatan yang dikurniakan oleh-nya.

 

Perayaan di Sabah dan Sarawak

 

Perayaan yang popular di Sarawak dikenali jadi perayaan Gawai Dayak. Perayaan ini disaambut oleh golongan Dayak jadi mengisyaratkan penghujung musim memetik dan permulaan musim tuaian baru. Untuk menyongsong perayaan ini, kesukaannya mereka bakal bersihkan tempat tinggal dan pendam nenek moyang mereka. Satu hari sebelumnya perayaan ini kesemua anggota keluarga bakal berkumpul serta pakar keluarga yang paling muda bakal tawarkan hidangan yang disiapkan khas pada ke-2 orangtua mereka. Pada perayaan ini, mereka bakal menari serta kenakan pakaian tradisional sembari nikmati “Tuak” iaitu semacam arak yang diperbuat dari pada nasi.

Perayaan untuk suku golongan paling besar di Sabah juga adalah Pesta kaamatan yang dirayakan olah golongan Kadazan Dusun. Pesta ini adalah upacara perayaan khas untuk menghormati “Bambazon” iaitu semangat padi. Perayaan ini yaitu amalan dengan kebiasaan golongan Kadazan Dusun mulai sejak jaman berzaman yang umumnya diselenggarakan selepas usai memetik padi. Perayaan semisal ini menginginkan supaya rejeki mendatang jadi bertambah baik serta lumayan.

 

GAWAI DAYAK

Ia adalah perayaan yang disambut di Sarawak oleh golongan pribumi Sarawak, terutamanya Iban, Bidayuh serta Orang Ulu seperti Kayan serta Kenyah, dan komuniti Dayak di Kalimantan Barat. Umumnya bebrapa golongan Dayak ini masih tetap tinggal di beberapa tempat tinggal panjang serta setengah-tengahnya tinggal berkelompok di kampung-kampung.

Gawai punya maksud pesta. Jadi, Gawai Dayak yaitu Pesta Dayak. Gawai Dayak adalah hari menyongsong th. baru yang ditandakan dengan selesainya musim memetik padi serta berawalnya musim menanam padi yang baru. Ia adalah musim perayaan pesta-pesta kebiasaan serta sosial. Gawai Dayak mula disambut dengan besar-besaran sejak 25 September1964 jika Hari Gawai diisytiharkan jadi hari perayaan rasmi di Sarawak. Sambutan Gawai Dayak pada posisi negeri yang pertama yaitu pada 1 Jun 1965. Sebelumnya itu, hari cuti umum ini di panggil Hari Sarawak oleh pemerintahan Rajah Brooke.

Mereka memiliki sebagian upacara besar yang digerakkan dirumah panjang serta bandar. Hari pertama perayaan jatuh pada pada 31 hb Mei serta hari ke-2 pada satu hb Jun tiap-tiap th. serta bakal tamat dengan rasmi dengan upacara penutupan pada akhir bln. JUn serta di panggil menggulung tikar.
Perayaan Pada Hari Gawai Dayak

Apabila tibanya pagi 31hb Mei, orang ramai bakal turun mencari bahan makanan dari rimba atau kebun terutamanya yang enak masak sup dengan daging haiwan. Ikan, haiwan liar serta sayuran rimba juga di cari untuk lauk pauk sebelumnya gawai.

Nasi pulut ” pansuh ” (lemang) kan dimasak dalam ruas buluh agar ada aroma istimewa dari pada buluh itu yg tidak diperolehi bila dimasak dalam periuk. Nasi pulut ini yaitu dikira hidangan istimewa kerana kelekitannya melambangkan kombinasi dikalangan komuniti itu yang menjamahnya. Nasi pulut juga dipakai buat nasi manis serta tuak, jadi satu diantara sajian pada beberapa dewa serta membalaing tiang chandi pada saat gawai burung atau kenyalang

Tikar-tikar anyaman kebiasaan dengan rekaan bunga-bunga yang cantik serta bewarna jelas bakal dibentangkan di selama ruai tempat tinggal. Beberapa jenis tikar kebiasaan termasuklah tiakar bembab, tikar rotan serta kulit kayu. Kain-kain tenunan atau ikatan kebiasaan yang di panggil ” pua kumbu ” pulut digantung di dinding jadi pehiasan. Barangan kraft tangan yang lain seperti bakaul serta topi besar bisa juga digantung di dinding bilik.

 

Penutupan Gawai Dayak

Pada akhir bln. Jun, majlis penutupan Gawai Dayak bakal diselenggarakan dengan acara simbolik menggulung tikar yang di panggil ” Ngiling bidai ” oleh golongan Iban. Acara ini adalah maljis kecil atau simpel dimana ada makan minum setakat yang masih tetap ada, pokok ranyai yang lebih kecil bisa didirikan, diikuti tarian ngajat sedikitnya serta tuak peruk mungkin saja disajikan. Ruak peruk disiapkan dari pada hampas nasi pulut yang tinggal dalam tempayan sesudah air tuaknya nyaris habis diminum. Jadi, tuak peruk selalunya berwarna putih. Akhir sekali, satu tikar yang di panggil ” bidai ” bakal digulung untuk mengisyaratkan tutupnya perayaan Gawai Dayak.

 

PESTA KAAMATAN

Pesta keamatan atau nama lain iaitu (Tadau Kaamatan) atau didalam bhs Kadazan ” Magavau ” adalah upacara perayaan khas untuk menghormati ” Bambazon ” iaitu semangat padi. Perayaan ini yaitu amalan dengan kebiasaan Golongan Kadazan-Dusun mulai sejak jaman berzaman. Perayaan ” Magavau ” ini umumnya diselenggarakan selepas usai memetik padi.
Pada sambutan menarik yang diselenggarakan adalah persembahan serta kompetisi tarian Sumazau. Tarian ini ditarikan oleh golongan petani terdiri dari pada lelaki serta perempuan dengan menggunakan baju tradisional mereka. Tarian ini dengan iringan paluan Gong. Tarian ini ditarikan dengan kedua-dua tangan diangkat ke paras bahu serta dikibar-kibarkan umpama kipasan sayap burung, mengikut alunan rentak yang dimainkan.
Terkecuali dari pada persembahan tarian Sumazau, diselenggarakan juga kompetisi nyanyian di panggil Sugandoi, pertunjukan bina tubuh, serta ratu cantik atau ” Unduk Ngadau “, serta persembahan semua type kesenian serta kraftangan. Kompetisi seperti memukul gong serta sukan rakyat juga jadi pada acara paling utama dalam perayaan ini.
Pada hidangan popular semasa perayaan ini adalah meminum tapai atau ” Kinomol “, iaitu semacam arak tradisional. Tapai adalah minuman kebiasaan mereka, diperbuat sama ada dari pada beras (nasi) atau ubi kayu. Nasi bakal diperam didalam satu tempayan besar atau ” tajau ” sepanjang satu minggu, atau ubi kayu diperam sepanjang dua sampai tiga minggu. Umumnya tapai digabung dengan ragi untuk mempercepatkan sistem ” berikan rasa ” pada tapai itu. Makanan tradisional ikut disiapkan sempena hari itu.
Mereka memakai sebatang buluh kecil yang di panggil ” Sumbiling ” untuk menyedut air tapai ini dari dalam tempayan besar. Umumnya sumbiling dipakai untuk meminum air tapai yang diperbuat dari pada ubi kayu. Diluar itu, mereka juga memakai gelas khas diberi nama ” Singgarung ” yang diperbuat dari pada buluh.

119 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Incoming search terms:

  • iq ras melayu

Related posts:

Comments

comments